Monday, June 2nd, 2014...3:09 pm

APTISI Ringankan Korban Bencana Gunung Sinabung

Jump to Comments

Pemerintah dan masyarakat perlu lebih memperhatikan pendidikan para pelajar yang terkena dampak bencana. Pada saat awal terjadinya bencana, banyak bantuan mengalir karena euforia untuk membantu korban masih besar. Namun beberapa waktu usai bencana terjadi, banyak yang mulai lupa bahwa sebenarnya masyarakat korban bencana masih membutuhkan uluran tangan. Para korban banyak yang belum dapat beraktifitas seperti biasa sehingga pendapatan keluarga merosot. Akibatnya banyak yang kesulitan untuk kembali mengenyam pendidikan. Oleh karena itu, bantuan kepada siswa/mahasiswa ini perlu menjadi perhatian dari masyarakat dan pihak-pihak terkait.

Melihat banyak fakta seperti itu, Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) mendata beberapa mahasiswa dan siswa yang membutuhkan bantuan di Kabupaten Karo. APTISI memberikan bantuan beasiswa kepada para pelajar tersebut melalui Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Karo dan juga langsung kepada mereka di lokasi bencana. Bantuan disampaikan oleh Ketua Umum APTISI, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec. didampingi pengurus APTISI wilayah 1A Sumatera Utara kepada Bupati Kabupaten Karo, Kene' Ukur Karo Jambi dengan total bantuan senilai Rp 42,5 juta. Penyerahan bantuan bertempat di Kantor Bupati Kabupaten Karo di Kaban Jahe, Sumatera Utara.

Dalam sambutannya Prof. Edy yang juga Guru Besar Ekonomi UII menyatakan, meski bantuan ini tidak seberapa namun diharapkan dapat meringankan para mahasiswa dan siswa tersebut serta menstimulus elemen-elemen masyarakat untuk terus membantu korban bencana Sinabung. Dalam waktu dekat, APTISI juga akan memberi bantuan serupa untuk korban letusan Gunung Kelud.

Menurut pengamatan APTISI di lapangan, banyak orang tua yang kesulitan untuk membiayai anak-anaknya yang kuliah. Untuk itu, Prof. Edy mengimbau pada PTS anggota APTISI untuk membebaskan atau memberi keringanan biaya kuliah, dan bahkan bisa memberikan beasiswa pada mahasiswa yang keluarganya mengalami kesulitan finansial akibat letusan Sinabung.

Dikatakan, pada waktu lalu, saat ada bencana tsunami Aceh, gempa bumi Padang dan Liwa, gempa Bantul, dan letusan Merapi di Yogyakarta, banyak PTS yang membantu meringankan beban mahasiswa dari wilayah bencana tersebut.

Hadir dalam penyerahan bantuan Sekretaris APTISI Wilayah 1A Uchwatul Achyar, para rektor seperti Rektor Universitas Muslim Nusantara Kondar Siregar, dan Ketua Akademi Kebidanan Bina Husada, Wakil Rektor Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Usman Nasution, dan dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Medan Dr. Gunawan.

Dalam kesempatan tersebut Prof. Edy Suandi Hamid dan rombongan berkesempatan memberikan bantuan dan mengunjungi langsung shelter penampungan pengungsi yang masih belum bisa pulang ke kediaman karena masih dianggap berbahaya. Tercatat korban tewas akibat letusan Sinabung sebanyak 17 orang, sementara korban material di sektor pertanian sejumlah Rp. 1 Trilliun.

Comments are closed.