Biografi

Prof. Dr. H. Edy Suandi Hamid, M.Ec. merupakan Guru Besar bidang Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta. Edy Suandi Hamid lahir di Tanjung Enim, 11 Desember 1957. Sejak 1985 sampai saat ini Edy Suandi Hamid adalah Dosen Negeri yang Dipekerjakan (DPK) pada Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, dan berdomisili di Karangwaru Lor TR II/270 Yogyakarta.

Edy Suandi Hamid mengenyam pendidikan Sarjana Muda Ekonomi (Bsc) di Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 1980; Sarjana Ekonomi UGM (1983); Master of Economics (M. Ec) di Thammasat University, Bangkok tahun 1990; Visiting Scholar pada Fakultas Ekonomi Monash University, Melbourne (1998); Doktor (Dr.) bidang ilmu ekonomi UGM dengan sandwich program Monash University, Melbourne (2003); Program Pendidikan Singkat Angkatan XVI (PPSA XVI) LEMHANAS RI tahun 2009; dan Program Certified Risk Governance Professional (CRGP) dari LSPMR tahun 2017.

Dalam jabatan struktural akademis Edy Suandi Hamid pernah menjadi Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) selama dua periode 2006-2010 dan 2010-2014. Dalam kepemimpinan Edy Suandi Hamid sebagai Rektor, UII mengalami perkembangan dan kemajuan yang signifikan. Peningkatan tata kelola (governance) serta penguatan keunggulan dan kualitas akademik (excellence) menjadi bagian dari program utama. Selain itu dalam kepemimpinannya UII melangkah maju dengan membuka prodi-prodi baru baik program sarjana maupun pascasarjana, memperluas kerjasama dengan berbagai universitas asing, perusahaan dan dunia industri.

Di bawah kepemimpinannya, pengelolaan universitas dan seluruh program studi telah didukung dengan teknologi informasi dan tata kelola bersertifikat ISO 9001:2008 dari lembaga sertifikasi TÜV Rheinland Jerman sejak 2009 hingga kini. Dalam penjaminan mutu internal berdasar site visit dan pemeriksaan dokumen yang dilakukan oleh Dirjen DIKTI, UII menempati ranking pertama pada bidang sistem penjaminan mutu internal. Selain itu, di bawah kepemimpinan Edy, pada tahun 2013 berdasarkan SK BAN-PT No. 065/SK/BAN-PT/AK-IV/PT/II/2013 UII berhasil meraih akreditasi institusi 'A', dengan skor tertinggi di antara PTS seluruh Indonesia.

Sejak tanggal 1 September 2017, Edy Suandi Hamid diangkat sebagai Rektor Universitas Widya Mataram, Yogyakarta dengan masa bakti 2017- 2019. Di bawah kepemimpinannya, Universitas Widya Mataram telah menargetkan pembaharuan sisitimatika organisasi dan pembaharuan metodologi pembelajaran. Universitas Widya Mataram telah menjalin kerjasama dengan Jogja City Mall untuk menyediakan ruang belajar bagi prodi baru, Kewirausahaan. Selain itu, infrastruktur gedung baru telah mulai disiapkan di satu titik lokasi tanah yang baru. Diharapkan selanjutnya seluruh misi akan tercapai.

Dari segi riwayat jabatan profesional penelitian dan jurnalisme, Edy Suandi Hamid diantaranya pernah menjadi peneliti pada: Pusat Pembangunan Pedesaan dan Kawasan UGM (1983-1995), Pusat Studi Ekonomi dan Kebijakan Publik UGM (1999-2002), dan Pusat Studio Ekonomi Pancasila UGM (2001-2005), Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan (PUSTEK) UGM (2005-2017). Dalam institusi lain seperti Staf Ketua Bidang Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) (2000-2004), direktur Lembaga Penerbitan “UII Press” (2004-2005), direktur Pusat Pengkajian Ekonomi FE UII (1995-1996), Redaktur ekonomi pada Harian Kedaulatan Rakyat, Yogyakarta (1982-1986), dan peneliti pada Leknas-LIPI (1984).

Di bidang jabatan keorganisasian profesi (Ekonomi), Edy Suandi Hamid menjabat sebagai Sekretaris Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) DI Yogyakarta (2002-2006), Staf Ketua Bidang Organisasi Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) (2006-2009), Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) DI Yogyakarta  (2006-2010), Ketua Bidang Organisasi Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) (2009-2012 dan 2012-2015), Wakil Ketua Pengurus pusat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (2015-sekarang).

Kontribusi dalam organisasi Muhammadiyah yaitu anggota Badan Pengkajian dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah (1995-2000), Wakil Ketua Lembaga Pengembangan Tenaga Profesi Pimpinan Pusat Muhammadiyah (2000-2005), dan Wakil Ketua Majelis Pendidikan Tinggi Pimpinan Pusat Muhammadiyah (2005-2010, 2010-2015 dan 2015-2020). Sedangkan jabatan akademis lain yang pernah diemban yaitu anggota Komisi Khusus Dewan Pendidikan Tinggi untuk Kajian Ekonomi Pancasila Dirjen Pendidikan Tinggi Depdiknas (2003-2005), ketua Umum Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Islam Swasta (BKS PTIS) se-Indonesia (2009-2014/11), ketua Dewan Pertimbangan Forum Rektor Indonesia (2009-2010), ketua Forum Rektor Indonesia (2008-2009), ketua Umum Asosiasi Peguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) (2011-2016), dan anggota Executive Board of International Universities Search and Rescue Council (IUSRC) (2014-2017).

Beberapa jabatan profesional kenegaraan dan swasta yaitu anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan Bidang Desentralisasi Fiskal (2011-2012), Komisioner Badan Perlindungan Konsumen Nasional (2009-2012), ketua Dewan Pengawas PD Bank Jogja (2008-2011 dan 2011-2014), komisaris Utama PT Global Prima Utama (2006-2010 dan 2010-2014), komisaris PT Bank Perkreditan Syariah Mitra Cahaya Indonesia (2016-sekarang), anggota Dewan Pakar Ikatan Keluarga Alumni Supersemar, ketua Dewan Pakar Masyarakat Ekonomi Syariah DI Yogyakarta (2014-2017), komisaris Independen PT Reasuransi Nasional Indonesia (2016-sekarang), dan anggota Parampara Praja (Dewan Penasihat Gubernur) Daerah Istimewa Yogyakarta (2015-2020).

Edy Suandi Hamid telah aktif menulis dan mempublikasikan karya tulis semenjak mengenyam pendidikan strata satu. Beberapa buku yang diterbitkan antara lain: Pengantar Prilaku Konsumen (1985); Dinamika Perubahan Sosial Ekonomi Pedesaan (bersama Prof. Sartono Kartodiredjo dan Prof. Mubyarto, 1986); Kredit Pedesaan di Indonesia (bersama Prof. Mubyarto, 1986); Meningkatkan Efisiensi Nasional (bersama Prof. Mubyarto, 1987); Bunga Rampai Ekonomi Indonesia (1993); Dinamika Perubahan Sosial Ekonomi Pedesaan (bersama Prof. Sartono Kartodiredjo dan Prof. Mubyarto, 1996); Kritik Sosial dalam Wacana Pembangunan (editor bersama Prof. Moch. Mahfud MD, 1997); Tantangan Pembangunan di Indonesia: Beberapa Pandangan Kontemporer dari Dunia Kampus (editor bersama Prof. Moch. Machfud MD, 1997); Lingkungan Ekonomi dan Bisnis (1997); Beberapa Dimensi Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (editor bersama M Sayuti, 1999); Rekonstruksi Muhammadiyah dalam Era Multi Peradaban (editor bersama Dasron Hamid dan Sjafri Sairin, 2000); Perekonomian Indonesia: Masalah dan Kebijakan Kontemporer (2000); Pemerintahan yang Bersih: Perspektif Hukum, Ekonomi, Politik dan Agama (editor, 2000); Ekonomi Indonesia Memasuki Milenium III (2000); Membangun Profesionalisme Muhammadiyah (editor bersama M Syafar Nasir dan Muchlas Rowi, 2003); Memperkokoh Otonomi Daerah (penyunting, 2004); Sistem Ekonomi, Utang Luar Negeri, dan Isyu-isyu Ekonomi Politik Indonesia (2001, 2004); Memperkokoh Otonomi Daerah, Kebijakan, Evaluasi, dan saran (editor, 2004); Formula Alternatif Dana Alokasi Umum (DAU): Upaya Mengatasi Ketimpangan Fiskal dalam Era Otonomi Daerah (2005); Ketimpangan Fiskal Vertkal dan Formula Alternatif untuk Dana Alokasi Umum (2005); Perekonomian Indonesia (Universitas Terbuka, 2006); Pembangunan Ekonomi Indonesia: Dari Sentralisasi ke Desentralisasi (2006); Sistem Ekonomi Indonesia (Universitas Terbuka, 2008); Dinamika Ekonomi Indonesia (UII Press, 2012); Masyarakat Ekonomi ASEAN dan Ekonomi Politik Indonesia (Ekonomika, 2015); Muslim Kampung Jawa di Bangkok: Perspektif Sosial, Ekonomi, dan Budaya (2017); Membangun Negeri Memihaki Bangsa Sendiri (Himah Press, 2017); dan Mudah Memahami Ekonomika Mikro (dalam proses penyelesaian).

Selain menulis buku, beberapa karya ilmiah yang diterbitkan setelah tahun 2008 diantaranya: Pengembangan Makanan Rakyat Berbahan Baku Lokal (Gebleg) di Kulonprogo (2008); Pengembangan Industri Rakyat Kerajinan Bambu di Daerah Istimewa Yogyakarta (2008); Studi Pengembangan Model UMKM di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (ISEI, 2010); Studi Aspek Sosial Ekonomi Peredaran Narkoba di Daerah Istimewa Yogyakarta (2013); The Relationship Between Students’ Socio-economic Status and Institutional Building to the Access to Higher Education (2014); Efek Desentralisasi Fiskal, Pengeluaran Pemerintah, Dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Kemiskinan Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (2016); Human Development Index and the Forming Factors: The Effect of Global Competitiveness Index in Ten ASEAN Countries (2017); ASEAN Economic Community and Export Performance (2017); Advantages and Disadvantages of Disruptive Innovation in the Context of Indonesia’s Economic Development: Need Regulations? (2017); Contextualization of Social Market Economy in Indonesia Development (2017); Initiating Islamic Entrepreneurships Among Muslim Communities (2017); dan sedang menyelesaikan penelitian berjudul Model Sinergi Penguatan dan Pengembangan Industri Kreatif Kabupaten dan Kota di Indonesia (Program PDUPT Kemenristek Dikti, 2017). Selain beberapa yang disebutkan sebelumnya, tentu masih ada penelitian dan karya ilmiah lain. Selain riset bidang ekonomi dan pembangunan, Edy Suandi Hamid juga menulis  artikel di berbagai media massa, jurnal ilmiah seperti: Paradigma, Akademika, prospektif, jurnal Ekonomi Pembangunan, Unisia, Siasat Bisnis, Utilitas, Inovasi, Empirika, Kajian Fiskal-Moneter, Business News, dan sebagainya.

Selain aktif menjabat dalam berbagai bidang dan institusi, Edy Suandi Hamid juga aktif mengikuti berbagai seminar, workshop, forum ilmiah di dalam dan luar negeri. Antara lain Workshop on Small Scale Industries by Center of Integrated for Rural Development (Islamabad, Pakistan, 1992). ASEAN Economist Conference on Regional Economic Co-operation (Kuala Lumpur, Malaysia, 1993), Conference and Workshop on Trade in Services (Brisbane, Australia, 1995), dan Indonesia Economic Crisis (Melbourne, Australia, 1998), Workshop Asian in Golbalization Era (Clayton, Melbourne, 2005). Beberapa keaktifan yang lain diantaranya: menyampaikan makalah  berjudul “  Street Vendors Spatial Arrangements in Indonesia: case study in Sleman fast growing area of Jogjakarta “  Konferensi ke 31 Federation of ASEAN Economic Association, Singapore, (2006); menyampaikan makalah  berjudul “Accreditation and Quality Assurance In Islamic University: Some Experiences of Islamic University of Indonesia “   pada International Symposium on ‘Quality and Accreditation in University on Education in The Islamic Countries’ Umm Al-Quraa University, Mecca (2008); menyampaikan makalah  berjudul “ Poverty Alleviation in Indonesia “  Konferensi ke- 33 Federation of ASEAN Economic Association,  Hanoi (2008); menyampaikan makalah “Institutional Research Model : Case Study of Universitas Islam Indonesia”, Effat University, Jeddah (2010); menyampaikan Makalah “Serving the Community: The Role of Islamic University of Indonesia to Assist Merapi Mountain Disaster Victims”, World University Forum dan British Columbia University, Vancouver, Kanada (2013); menyampaikan makalah “Asean Economic Community: Indonesia Perspective” dalam Forum Federation of Asean Economic Association (FAEA), Bangkok (2015); menyampaikan Makalah “Human Development Index and its Factors: The Effect on Global Competitiveness Index in ASEAN”, IRBEMSH, Osaka (2017).

Edy suandi Hamid juga telah melaksanakan beberapa pengabdian masyarkat. Pengabdian yang terbaru adalah di Desa Demangrejo, Sentolo, dengan tema pemanfaatan limbah budidaya jamur tiramsebagai energi alternatif. selain itu, Edy Suandi Hamid juga terlibat langsung dalam aktivitas kemasyarakatan di lingkungan Karangwaru Yogyakarta. Saat ini menjadi ketua organisasi berbasis komunitas "Karangwaru Bergerak" yang menjalankan pemberdayaan lingkungan masyarakat dan juga menata lingkungan tepi sungai yang dikenal dengan Karangwaru Riverside.

Selama berkarir, Edy Suandi Hamid telah mendapatkan berbagai penghargaan. Beberapa penghargaan yang dapat dihimpun diantaranya: penghargaan Karya Ilmiah Terbaik III dalam rangka peringatan Seperempat Abad FE UGM; Penghargaan Nominator Penulisan Pajak Nasional (1985) dari Yayasan Bina Pembangunan dan Ditjen Pajak, Jakarta; Penulis terbaik tentang Perkoperasian di DIY (1984) dari Kanwil Koperasi DIY; Penulis terbaik II nasional tentang Kebangkitan Nasional dari Departemen Penerangan dan PWI Pusat (1984); Kalam Kencana Award (1983), Sebagai penulis nasional terbaik tentang Keluarga Berencana dari BKKBN – Jakarta; Great Achievers (2008) from Universities dari Campus Asia Magazine (Rank 15 of Top 100 Educators); Penghargaan “Satya Lencana Karya Satya“ dari Presiden RI atas pengabdian tanpa cela sebagai Pegawai Negeri Sipil selama 20 tahun  (2012); Penghargaan “Satya Lencana Karya Satya“ dari Presiden RI atas pengabdian tanpa cela sebagai Pegawai Negeri Sipil selama 30 tahun  (2017).

Edy Suandi hamid saat ini mengkonsentrasikan diri mengabdi dalam jabatan Rektor Universitas Widya Mataram dan Anggota Parampara Praja. Meski demikian, tidak mengurangi rasa tanggung jawab untuk berbagai jabatan lain yang masih diemban. Dengan karakter pekerja keras dan berani memanajemen risiko, besar kesempatan organisasi yang dipimpinnya mampu meraih kesuksesan, tentu dengan kerjasama seluruh anggota yang terkait.

 

Yogyakarta, 31 Januari 2018